Sejarah Ayam Bangkok Yang Masih Jarang Diketahui Orang

stationqq
Agen Judi Online
Sejarah Ayam Bangkok Yang Masih Jarang Diketahui Orang

Sabung Ayam Online S128 – Ayam Bangkok kini menjadi ayam aduan terbaik di dunia, bukan hanya kehebatan bertarung yang dimiliki, namun dari segi harga juga sangat mahal jika kita ingin memiliki ayam bangkok tersebut. Agen Sabung Ayam Online S128vip.com akan member permahaman kepada para botong tentang sejarah dan asal usul ayam bangkok, seperti yang para botoh ketahui bahwa ayam bangkok cukuplah terkenal di arena petarungan sabung ayam di seluruh dunia.

Hobi ayam aduan memang telah lama dikenal oleh masyarakat Nusantara. Hobi ini bahkan diketahui telah ada semenjak zaman Kerajaan Majapahit. Beberapa cerita rakyat yang melegenda hingga kini, seperti kisah Kamandaka, Ciung Wanara, dan Cindelaras bisa menjadi bukti sejarah bahwa hobi ayam tarung adalah hobi yang berakar dari budaya nenek moyang di masa silam.

Akan tetapi, terlepas dari sejarah dan asal usul budaya adu ayam di nusantara, keberadaan ayam bangkok sebagai ayam petarung paling handal diketahui tenyata muncul dari kebudayaan bangsa lain dan baru dikenal masyarakat Indonesia setelah terjadinya hubungan antar bangsa pada masa perdagangan di masa silam. Berikut, kita akan membahas tentang sejarah dan asal usul Sabung Ayam bangkok tersebut!

Daftar Sabung Ayam – Hobi ayam aduan pertama kali dikenal di Tiongkok, tepatnya pada 1400 SM. Pada masa itu, bangsa Tiongkok berhasil mengkawin – silangkan ayam kampung dengan beragam jenis ayam berkemampuan laga yang berasal dari Thailand, Vietnam, India, Myanmar, dan Laos. Ayam – ayam petarung hasil persilangan tersebut memiliki kemampuan duel yang luar biasa. Hal ini kemudian menyebabkan hobi adu ayam semakin luas dan kian diminati.

Populernya hobi ayam aduan di daerah-daerah semenanjung Pasifik membuat banyak Bandar Sabung Ayam melakukan riset dan penelitian untuk menghasilkan jenis ayam aduan yang berkualitas. Pencarian bibit-bibit unggul dilakukan ke seluruh penjuru negeri untuk menemukan jenis ayam petarung yang kemampuan duelnya lebih baik.

Pencarian tersebut tidak pernah terhenti, hingga akhirnya pada sekitar 2 abad yang lalu, ras ayam dari Thailand, bernama Leung Hang Qhao ditemukan. Ras ayam inilah yang kita kenal sekarang dengan nama “Ayam Bangkok”.

Leung Hang Qhao atau ayam bangkok adalah ras ayam hutan yang punya beberapa kelebihan sebagai ayam petarung. Ia memiliki gerakan yang cepat, kecerdikan ketika bertarung, serta mempunyai pukulan yang mematikan.

Sabung Ayam – Setelah ayam bangkok ini selalu menang saat diadu dengan berbagai ayam unggul hasil persilangan orang-orang Tiongkok, kepopuleran ayam bangkok sebagai ayam tarung berkualitas semakin meningkat.

Kepopuleran ayam bangkok ini lambat laun terdengar oleh pehobi-pehobi ayam nusantara. Mereka kemudian berlomba lomba mendatangkan ayam bangkok impor dari Thailand untuk diternak dan dikawinsilangkan dengan ayam domestik (lokal) miliknya. Hasil kawin silang inilah yang kemudian sekarang banyak menyebar di nusantara.

Perkembangan sejarah ayam bangkok di masa modern ditandai dengan penemuan jenis – jenis S128 Sabung Ayam baru, baik dari hasil kawin silang, maupun dari hasil pemuliaan. Saat ini, ayam aduan tidaklah terbatas hanya pada jenis ayam bangkok. Beberapa jenis ayam petarung modern lainnya, seperti ayam pama, ayam siam, ayam birma, ayam saigon, ayam brazil, ayam shamo, ayam filiphina, dan ayam pakhoy sudah dapat kita peroleh, tentunya dengan keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

Daftar S128 – Di antara jenis ayam aduan modern di atas, yang paling terkenal dan diminati saat ini adalah jenis ayam bangkok pakhoy. Ayam pakhoy bisa disebut pakhoe atau packoi adalah keturunan ayam hutan yang disilangkan dengan ayam bangkok. Pakhoi sendiri artinya adalah penumpas setan. Ayam ini terkenal karena kemampuan laganya yang luar biasa dengan teknik tarung yang sulit diprediksi. Nama “penumpas setan” diberikan padanya setelah ia berhasil menumbangkan beberapa ayam aduan kelas berat dari jenis birma, saigon, dan lain sebagainya. Kendati begitu, jumlah ayam pakhoy di nusantara hingga kini masih terbatas.